Gandrung Sewu 2026 juga menghadirkan konsep pertunjukan yang berbeda dari sisi waktu pelaksanaan. Tahun ini, pagelaran tari kolosal tersebut digelar pada malam hari dengan dukungan InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata.
Konsep baru ini tetap mempertahankan esensi tari Gandrung dan nilai budaya Banyuwangi sebagai inti pertunjukan. Perubahan dilakukan melalui pengembangan tata visual untuk memberikan pengalaman berbeda kepada penonton.
Para penari akan menggunakan elemen fosfor yang dipadukan dengan tata cahaya. Perpaduan tersebut dirancang menghadirkan efek visual yang menonjol dalam suasana malam di kawasan Pantai Marina Boom.
“Ini bukan sekadar perubahan waktu pelaksanaan, tetapi kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada penonton dan wisatawan,” kata Ipuk. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

