“Peserta Gandrung Sewu tahun ini sangat cepat adaptasi dan mempelajari pola dan gerak tari sehingga kami juga tidak terlalu kesulitan saat mengarahkan,” kata Suko.
Menurut Suko, latihan gabungan pada Sabtu merupakan latihan bersama pertama setelah para penari menjalani latihan di wilayah masing-masing.
Selanjutnya, latihan gabungan akan dilakukan setiap akhir pekan untuk meningkatkan kesiapan sebelum pementasan.
“Latihan gabungan ini merupakan yang pertama setelah sebelumnya para penari berlatih secara terpisah di wilayah masing-masing. Latihan gabungan akan kami gelar tiap akhir pekan untuk mematangkan penari,” ujarnya dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net.
Peserta Gandrung Sewu 2026 tidak hanya berasal dari Banyuwangi. Sejumlah penari dari luar daerah juga ikut ambil bagian, antara lain dari Jakarta, Palembang, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bangkalan, Malang, dan Blitar.

NOW ON AIR SSFM 100

