Minggu, 4 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari, Ribuan Penari Mulai Berlatih

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ribuan penari mengikuti latihan gabungan perdana di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu (3/10/2026) malam. Foto: Pemkab Banyuwangi

Gandrung Sewu 2026 mengangkat tema “Kembang Dermo”. Tema tersebut mengangkat kesakralan salah satu adat yang hidup dan berkembang di Banyuwangi.

Rangkaian kegiatan Gandrung Sewu 2026 dimulai pada 22 Oktober dengan pertunjukan Keroncong Banyuwangi dan Hadrah Kuntulan Caruk. Sehari berikutnya, 23 Oktober, agenda dilanjutkan dengan Musik Jalanan dan Gandrung Terob.

Puncak rangkaian berlangsung pada 24 Oktober. Sejumlah pertunjukan yang disiapkan antara lain Jaranan Show, Meras Gandrung, atraksi drone, pesta kembang api, hingga pementasan utama Gandrung Sewu. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan konser musik.

Konsep pertunjukan malam menjadi salah satu pembaruan utama Gandrung Sewu tahun ini. Pergeseran waktu pementasan diharapkan menghadirkan pengalaman visual yang berbeda melalui perpaduan tata cahaya, gerak ribuan penari, atraksi drone, dan pertunjukan pendukung lainnya.

“Setiap tahun kami berupaya menghadirkan sesuatu yang baru dalam Gandrung Sewu. Tahun ini untuk pertama kalinya kita hadirkan pada malam hari. Ini bukan sekadar perubahan waktu pelaksanaan, tetapi kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada penonton dan wisatawan,” kata Ipuk Fiestiandani Bupati Banyuwangi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 4 Oktober 2026
28o
Kurs