“Keselamatan pekerja bukan hanya bagaimana kita menangani ketika kecelakaan sudah terjadi, tetapi juga bagaimana kita membangun kesadaran untuk mencegah risiko dan menjaga kesehatan pekerja sejak awal,” ujar Direktur RSU Anwar Medika Sidoarjo itu.
Achmad mengatakan bahwa pemulihan pekerja perlu diarahkan hingga mereka benar-benar siap kembali bekerja sesuai kondisi kesehatan dan tuntutan pekerjaannya.
“Pendekatan kedokteran okupasi menjadi penting dalam memastikan proses pemulihan berlanjut hingga pekerja siap kembali menjalankan aktivitas kerjanya,” tuturnya.
Pihaknya juga mendorong perusahaan dan pekerja melihat keselamatan kerja sebagai rangkaian perlindungan yang dimulai sejak perjalanan dari rumah, aktivitas di tempat kerja, hingga perjalanan kembali ke rumah. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

