Arsip fotografi Peru dari periode 1890 hingga 1950 dipamerkan melalui pameran Where Traces Linger: Jejak yang Mendekap di Orasis Art Space, Surabaya pada 6-18 Oktober 2026.
Pameran hasil kolaborasi Orasis Art Space bersama Kedutaan Besar Peru di Indonesia dan Jakarta International Photo Festival (JIPFest) itu, menghadirkan karya visual lanskap dan kehidupan masyarakat Peru, mulai dari kawasan Amazon, pegunungan Andes hingga gletser tropis.
Yoppy Pieter kurator pameran mengatakan, kolaborasi dengan Kedubes Peru bermula dari pameran JIPFest pada September 2026 dengan tema resilience yang menampilkan karya Gabriel Barreto Bentin fotografer Peru. Kolaborasi berlanjut pada pameran 9 negara Amerika Latin bertajuk Constellatione Viva.
“Dua sudah di Jakarta ya. Lalu satu sekarang di Surabaya, dimana kayaknya penting juga melihat konteks pameran ini ada di Surabaya sebagai bentuk soft diplomasi melalui pendekatan seni,” katanya, Selasa (6/10/2026).
Di Surabaya, Yoppy menghadirkan arsip Memoria Peru: Photographs 1890-1950, karya Gabriel dan karya Sultan Putra Gemilang seniman lokal.
NOW ON AIR SSFM 100

