Selasa, 6 Oktober 2026

Pameran Fotografi Peru 1890-1950 Hadir di Surabaya, Ada Karya Martin Chambi

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Salah satu karya Martin Chambi dari arsip Memoria Peru: Photographs 1890-1950 yang dipamerkan dalam pameran Where Traces Linger: Jejak yang Mendekap di Orasis Art Space, Surabaya, Selasa (6/10/2026). Foto: Ayasha Nur Alifia Mg suarasurabaya.net

Karya berjudul Meratap di Antara Tanah: Elegi atas Kehancuran karya seniman Surabaya Sultan Putra Gilang yang dipamerkan dalam pameran Where Traces Linger: Jejak yang Mendekap di Orasis Art Space, Surabaya, Selasa (6/10/2026). Foto: Ahmad Arinal Haq Mg suarasurabaya.net

Selain menampilkan karya Gabriel, pameran juga memajang arsip fotografi Martin Chambi fotografer Peru di era kolonial yang menunjukkan lanskap Amazon, pegunungan Andes, gletser tropis, hingga kehidupan masyarakat Indigenous, yang menegaskan bagaimana fotografi membentuk identitas bangsa Peru.

Sementara untuk konteks lokal, pameran menampilkan karya Sultan Putra Gilang seniman Surabaya berjudul Meratap di Antara Tanah: Elegi atas Kehancuran.

“Buatku pameran itu harus kontekstual. Jadi walaupun karyanya Mas Sultan ini karya skulptur, karya lukisan atau gambar, menurutku masih inline dengan tema jejak yang mendekap,” ujarnya.

Yoppy mengatakan, penyusunan pameran juga menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menentukan alur pengunjung dan pemilihan karya yang ditampilkan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 6 Oktober 2026
29o
Kurs