Kamis, 8 Oktober 2026

Suara Berubah Jangan Diabaikan, Studi Temukan Kaitannya dengan Risiko Demensia

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Ilustrasi suara. Foto: Istimewa

Hasil penelitian menunjukkan peserta yang mengalami gangguan suara tanpa gangguan pendengaran memiliki kemungkinan 58 persen lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif di kemudian hari.

Risiko tersebut lebih tinggi pada peserta yang mengalami gangguan suara sekaligus gangguan pendengaran. Kelompok ini memiliki kemungkinan 104 persen lebih tinggi mengalami demensia atau gangguan kognitif dibandingkan kelompok pembanding.

Sementara itu, jika seluruh peserta dengan gangguan suara digabungkan, baik yang disertai gangguan pendengaran maupun tidak, terdapat peningkatan kemungkinan sebesar 29 persen untuk mengalami demensia atau gangguan kognitif.

Peserta yang hanya mengalami gangguan pendengaran juga menunjukkan kemungkinan lebih tinggi, yakni sebesar 27 persen.

“Kami menemukan bahwa mereka yang mengalami gangguan suara tanpa gangguan pendengaran memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pasien yang hanya mengalami gangguan pendengaran,” ujar Sataloff.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
31o
Kurs