Sabtu, 24 Januari 2026

Pamong Praja Harus Menjadi Ujung Tombak Negara Dalam Pelayanan Publik

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Joko Widodo Presiden RI melantik Pamong Praja Muda IPDN. Foto : Biro Pers Istana Negara

Di hadapan para praja muda, Presiden yang hadir bersama Iriana Joko Widodo Ibu Negara RI, memberikan ucapan selamat atas kelulusan mereka di tahun ini. Dirinya mengingatkan, kelulusan yang telah dinanti tersebut merupakan awal pengabdian panjang sebagai aparatur sipil negara untuk memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa.

Joko Widodo Presiden menyerukan kepada Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar menjadi ujung tombak negara dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, pelayanan yang baik dan responsif menjadi bagian yang penting. Ini diharapkan agar rakyat merasakan negara selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam menghadapi persoalan.

Harapan Presiden itu, disampaikan pada upacara pelantikan 1.921 Pamong Praja Muda lulusan IPDN program Diploma IV dan Strata satu di Kampus IPDN, Jati Nangor, Jawa Barat, Senin (8/8/2016).

Dalam mengemban tugasnya di pemerintahan kelak, Presiden mengatakan kepada Praja Muda, agar selalu bekerja dan dekat dengan rakyat. Di manapun bertugas, mereka juga harus menjadi yang terdepan dalam revolusi mental dan mengembangkan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih baik.

“Saudara-saudara harus menjadi teladan bagi rakyat dalam membangun sikap yang optimis, yang inovatif, dan berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat,” kata Jokowi

Joko Widodo juga menaruh harapan yang tinggi bagi para pemuda Indonesia untuk menjadi garda terdepan dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Dia juga memberi gambaran mengenai tantangan tugas yang akan dihadapi oleh para praja muda ke depannya, yaitu rakyat Indonesia akan menuntut aparatur sipil negara bekerja dengan efektif, berkualitas, dan berintegritas.

Jokowi juga mengatakan, perubahan yang sangat cepat di era persaingan global juga menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, kata Jokowi, dibutuhkan aparatur sipil negara yang responsif, mampu memberikan pelayanan publik dengan cepat dan prima, serta senantiasa berinovasi untuk memperkuat daya saing bangsa

Sebagai bagian dari bangsa yang kreatif, Presiden Joko Widodo meyakini para lulusan IPDN tersebut berani melakukan perombakan-perombakan kerja yang kreatif dan tepat guna. Hal itu untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan dipercaya oleh rakyat.

“Saya berkeyakinan saudara-saudara mampu mengemban tugas dari bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya. Asalkan, Saudara-saudara mau dan berani melakukan perbaikan diri, menginisiasi perubahan, serta berani menggerakkan reformasi birokrasi di lingkungan kerja Saudara masing-masing,” pesan Presiden.

Usai pelantikan, Presiden Joko Widodo meresmikan patung Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, selaku pendiri Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Malang pada 17 Maret 1956. Dalam peresmian tersebut, Presiden bersama Iriana Joko Widodo didampingi oleh Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri, Deddy Mizwar Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Ermaya Suradinata Rektor IPDN. (jos/tit/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 24 Januari 2026
26o
Kurs