Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Otomotif 2008

Persaingan Mobil Hashback Kian Ketat

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Pasar otomotif Indonesia di 2008 bakal diwarnai persaingan semakin ketatnya di mobil kelas hashback. Pasalnya, selama ini pasar mobil kelas hasback diperebutkan Honda, Toyota dan Suzuki akan bertambah pemain yakni Nissan.

Tidak hanya itu, mobil dari Korea juga ikut meramaikan pasar dengan model terbaru meski sebelumnya sudah pernah ada seperti Hyundai dan Kia. Imbasnya, pasar mobil kelas hasback kian marak seiring dengan pertambahan volumenya.

WENDY MIHARJA Operation Manager PT Honda Surabaya Center –main dealer Honda di Jawa Timur, Bali, Lombok— pada suarasurabaya.net, Jumat (21/12), mengatakan pasar hashback secara prosentase pada tahun 2006 lalu sama dengan mobil MPV (Multipurpose Vehicle) dan SUV (Support Utility Vehicle).

Akan tetapi melihat potensi market di 2008 mendatang, kata WENDY, akan cukup besar sekali peningkatan di kelas hashback. Honda sendiri menargetkan ada peningkatan 30%-40% dari tahun 2007 untuk mobil kelas hashback di 2008.

“Kalau dilihat potensi pasar hashback akan terjadi persaingan cukup lumayan. Meski ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) lain merilis model baru, Honda sampai semester II/2008 tetap memproduksi hashback. Sedangkan full model chance untuk Honda Jazz sudah diperkenalkan di Tokyo Motor Show baru-baru ini,”paparnya.

Melihat persaingan yang bakal terjadi di 2008, WENDY menilai, masyarakat bisa memilih model mobil hashback maupun after sales service-nya dari masing-masing ATPM, ketersediaan spare part serta image yang ditimbulkan dari mobil tersebut.

Bahkan, menurut WENDY, bisa terjadi pula ATPM menurunkan harga supaya harga jual mereka cukup rendah dengan mengurangi beberapa fitur dalam mobil hashback. Padahal saat ini konsumen memilih mobil berdasarkan money oriented.

“Dengan jumlah uang yang dikeluarkan, konsumen berharap mendapatkan barang sesuai dengan jumlah uang tersebut. Kalau ATPM menurunkan harga dengan kurangi fitur-fiturnya, konsumen akan merasa kurang. Dan jika harus menambah, jatuhnya harga barang semakin mahal,”ungkapnya.

Sementara dari sisi segmen kelas hashback, WENDY melihat, fokus utama ATPM tetap ke kalangan anak muda. Tapi ini tidak menutup kemungkinan di kalangan orangtua mengingat mobil kelas hashback hemat bahan bakar, mudah parkirnya dan leluasa jika dipakai di jalan-jalan sempit.

“Seperti yang kita lihat saat Honda menggelar “Jazz in Malang”, ternyata pesertanya 90% kalangan orangtua. Ini menunjukkan ternyata penggemar mobil kelas hashback tidak hanya kalangan muda tapi kalangan orangtua,”tukasnya. (tin)

Teks foto :
– Mobil-mobil di kelas akan bertarung sengit di pasar otomotif 2008
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
30o
Kurs