Bulan Desember 2007 ini maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan melunasi utangnya di BNI sekitar Rp110 miliar.
PUDJO BROTO Kepala Komunikasi Garuda pada JOSE ASMANU reporter Suara Surabaya, Minggu (16/12) menjelaskan, utang macet itu bukan karena Garuda tidak mampu membayar pokok dan bunganya melainkan mengikuti aturan BI tentang penyeragaman klasifikasi kredit. Sampai sekarang Garuda tetap membayar bunganya.
SIGIT PRAMONO Direktur Utama BNI membenarkan kesediaan PT Garuda melakukan pelunasan utangnya dalam bulan Desember ini. Utang tersebut akan diselesaikan seusai penjualan gedung milik Garuda dibayar.{clip*1}
Sementara Garuda juga punya utang di Bank Mandiri sebesar Rp 1 triliun dalam bentuk mandatory confersable bond(MCB). Bank Mandiri sampai sekarang masih menunggu rencana lebih lanjut dari Garuda ini dijelaskan MANSYUR NASUTION Sekretaris Bank Mandiri.(kss/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

