Jumat, 16 Oktober 2026

BI Rate Turun 25 Basis Poin Jadi 8,00 Persen

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) di Jakarta, Kamis (06/12) memutuskan menurunkan bunga acuan BI rate 25 basis poin, dari 8,25 persen menjadi 8,00 persen, setelah memperhatikan faktor resiko yang menurun terutama terkait dengan harga minyak dunia.

Penurunan BI Rate itu diyakini tidak mengganggu pencapaian sasaran inflasi terutama dalam jangka menengah dan panjang, kata LUKMAN BOENJAMIN Direktur Perencanaan Strategi dan Hubungan Masyarakat BI seperti diberitakan ANTARA.

Evaluasi BI masih menunjukkan gejolak eksternal dan dampak meningkatnya harga minyak sekarang, terhadap ekspansi perekonomian, masih dapat dikendalikan.

Ini karena langkah-langkah kebijakan pemerintah menyikapi kenaikan harga minyak itu, diharapkan mampu meredam tekanan terhadap kesinambungan fiskal. Sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan. BI akan tetap menjaga posisi nilai tukar rupiah secara terukur.

Faktor-faktor yang perlu diwaspadai peningkatan harga minyak dunia yang berpotensi mendorong kenaikan harga barang. Juga perlu dijaga persepsi pelaku ekonomi terhadap kesinambungan kebijakan pemerintah, paket kebijakan iklim investasi dan kemampuan pemerintah mengatasi gangguan pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok.(ant/ipg)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
35o
Kurs