Jumat, 16 Oktober 2026

12 Agen Wisata Jerman Jajaki Kota Surabaya

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan

Surabaya kembali kedatangan tamu dari negara sahabat. Setelah beberapa waktu lalu mendapat kunjungan dari pelaku pariwisata asal Australia, Brunei, China, bahkan Swedia, kini Surabaya mendapat kesempatan menjamu rombongan familiarization trip dari Jerman.

Rombongan yang terdiri dari 12 agen perjalanan wisata terkemuka di Jerman ini dikoordinir oleh WILLY SCHARNOW-STIFTUNG fuer Touristik (Stiftung, Jerman) yang bekerjasama dengan Surabaya Tourism Promotion Board (STPB), Singapore Airlines (SQ), dan Melali Bali Destination & Leisure.

Stiftung merupakan asosiasi travel agent di Jerman yang aktif memberikan pelatihan dan informasi mengenai destinasi wisata yang ada di seluruh dunia. Rombongan tiba di Indonesia pada hari Senin, 12 November 2007 melalui Bandara Adi Sumarmo, Solo, menggunakan pesawat SQ dari Jerman yang transit di Singapura.

Keesokannya, rombongan dibawa mengelilingi kota Solo selama sehari, kemudian diajak melanjutkan perjalanan ke Yogjakarta untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di sana. Barulah pada tanggal 15 November kemarin mereka berangkat ke Surabaya menggunakan kereta api dan tiba di Stasiun Gubeng pada siang hari. Rencananya mereka akan menghabiskan waktu dua hari di Jawa Timur.

Menurut YUSAK ANSHORI selaku Executive Director STPB, hal ini sangat menarik karena rombongan tersebut sengaja mengagendakan waktu yang lebih lama di Surabaya dan Jawa Timur dibanding Solo dan Yogjakarta.

“Artinya mereka menyadari bahwa ada banyak hal yang bisa dikunjungi di Jawa Timur ini,” tutur YUSAK. STPB berkepentingan untuk memperkenalkan lebih jauh potensi pariwisata yang ada di Surabaya maupun Jawa Timur.

”Sehingga, sepulang dari sini, mereka dapat segera menggarap paket-paket wisata yang memasukkan kota Surabaya dan sekitarnya sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia,” tambah YUSAK ANSHORI seperti dalam siaran persnya untuk suarasurabaya.net Jumat (16/11).

Selain kota Surabaya, rombongan tersebut juga mengunjungi kawasan Gunung Bromo dan Kotabaru, Banyuwangi untuk ber-agrowisata. ”STPB sangat mengharapkan terwujudnya konsep perjalanan wisata Java Overland dengan kota Surabaya sebagai gerbang masuknya wisatawan asing ke pulau Jawa. Hal ini mengingat cukup banyaknya direct flight ke Surabaya dari maskapai penerbangan internasional seperti, misalnya, Silk Air dari Singapura,” pungkas YUSAK ANSHORI.(tok)

Teks foto:
-YUSAK ANSHORI memasangkan udeng pada perwakilan agensi Jerman.
Foto: Dok. Humas STPB

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
35o
Kurs