Jumat, 16 Oktober 2026

Perdagangan Surat Hutang Negara Semakin Prospektif

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Perdagangan surat hutang negara semakin prospektif. Hal tersebut disampaikan BIMANTARA WIJAYA Direktur Surat Berharga Negara Departemen Keuangan dalam pertemuan “BES dan Stakeholders”, Kamis (15/11).

Rata-rata perdagangan surat hutang negara selama tahun 2007, kata BIMANTARA, mencapai Rp 5,5 trilyun per hari. Bahkan pada Oktober lalu, sempat tembus Rp 6 trilyun per hari.

Menurut BIMANTARA, perdagangan surat hutang negara tersebut meningkat jika dibandingkan 2006. Rata-rata perdagangan selama 2006, hanya di kisaran Rp 3,3 trilyun per hari.

Untuk mendorong basis investor surat hutang negara, ungkap BIMANTARA, pemerintah sudah menyediakan instrumen Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dalam 3 kali penerbitan. Dalam waktu dekat ini, pemerintah juga akan menerbitkan surat hutang syariah. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
35o
Kurs