Pasar alat kesehatan di Jawa Timur makin didominasi barang impor. Produsen lokal belum bisa bersaing dengan asing.
Dari lebih 300 perusahaan yang bergerak di bidang jasa alat kesehatan di Jawa Timur, hanya lima saja yang produksi sendiri. Ratusan lainnya sekadar jual atau jadi keagenan barang-barang impor tersebut.
Demikian SUNARTOYO Ketua Gabungan Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Jawa Timur pada RULLY reporter Suara Surabaya, Sabtu (03/11).
SUNARTOYO merinci sebenarnya pasar alat kesehatan demikian besar dan terus berkembang. Untuk kebutuhan rumah sakit daerah misalnya, anggaran lebih dari Rp 500 milyar, belum lagi rumah sakit swasta juga konsumen rumah tangga.
SUNARTOYO mengatakan, memang sangat disayangkan kalau perusahaan lokal belum bisa banyak berkiprah merebut peluang ini. Selain China ada juga negara lain yang mulai memasok kebutuhan alat kesehatan di Jatim, diantaranya Pakistan. (may)
NOW ON AIR SSFM 100

