Jumat, 16 Oktober 2026
Investasi Rp 9,7 Trilyun

Proses Revitalisasi Gula Mulai Berjalan

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Proses revitalisasi gula oleh pelaku industri mulai berjalan. Ini berdasarkan perkembangan studi kelayakan seluruh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan RNI selesai disusun dan sudah masuk ke BRI (Bank Rakyat Indonesia)

IRWAN BASRI Ketua Tim Revitalisasi Industri Gula BUMN pada suarasurabaya.net, mengatakan, PTPN II dan VII pengajuan kredit sedang dalam pembahasan BRI. PTPN IX saat ini proses analisa studi kelayakan dan memenuhi tambahan data yang diminta BRI.

PTPN X, kata IRWAN, studi kelayakannya sedang dalam proses analisa BRI. Bahkan permohonan kreditnya disesuaikan dari Rp 1,006 trilyun jadi Rp 599,61 milyar. Sementara PTPN XI studi analisa selesai dan BRI memberi persetujuan kredit Rp 670,75 milyar.

“Saat ini sudah memasuki proses pembuatan akad kredit. Untuk PTPN XIV dan RNI saat ini kredit PTPN XIV sebanyak Rp 456 milyar dimana Rp 150 milyar untuk kredit investasi dan Rp 316 milyar kredit modal kerja,”tukasnya.

Untuk revitalisasi gula yang ditargetkan untuk meningkatkan kapasitas produksi gula nasional sebesar 1 juta ton tahun 2009, IRWAN menjelaskan, membutuhkan dana Rp 9,7 trilyun. Dana tersebut dibagi untuk pembangunan pabrik gula baru sebesar Rp 4,2 trilyun dan peningkatan kapasitas pabrik gula Rp 5,7 trilyun.

Peningkatan kapasitas pabrik gula dilakukan di PTPN II, VII, IX, X, XI, XIV dan RNI. Dari pelaku industri tersebut hanya PTPN II dan PTPN IV yang dinilai tidak sehat sehingga butuh back up dari PTPN lainnya. “PTPN II dengan back up PTPN VII dan PTPN XIV di-back up PT RNI,”ujarnya. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
33o
Kurs