Indikasi aksi borong pembelian minyak goreng itu terlihat dari, naiknya jumlah permintaan yang mencapai sekitar 25 %.
WINA SULISTYO WATI satu diantara pedagang minyak goreng, mengatakan biasanya dalam sehari jumlah mencapai 1.500 liter, namun setelah harga minyak goreng kembali naik, permintaan juga naik menjadi sekitar 2.000 liter/hari.
Harga minyak goreng memang mengalami kenaikan sekitar Rp 600, sejak seminggu terakhir. Sebelumnya harga minyak goreng curah ditingkat agen sebesar Rp 7.800/liter. Saat ini harga tersebut telah menjadi Rp 8.400/liter di tingkat agen. Sedangkan di pasaran harga mendekati Rp 9.000/liter.
Dilaporkan JAYA reporter Radio Citra Protiga Malang pada Jaring Radio Suara Surabaya, Jumat (03/08), kata WINA ketidakstabilan harga minyak goreng membuat kepanikan masyarakat. Karena itu masyarakat melakukan aksi borong untuk menghindari naiknya harga minyak goreng di pasaran.
WINA mengatakan, agen sering mendapat keluhan dari para pengecer menyusul tidak stabilnya harga minyak tersebut. (tys/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

