Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertahankan Tamu dan Okupansi

Hotel Mainkan Strategi dengan Paket Kamar

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Maintenance tamu merupakan cara strategis bagi hotel untuk mempertahankan okupansi. Apalagi tingkat persaingan di bisnis perhotelan di Surabaya makin ketat.

Maintenance tamu difokuskan melalui paket kamar dengan beragam benefit. Paket kamar ini seperti dikatakan MUALIF Director of Sales Hyatt Regency Surabaya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Jumat (03/08), sangat efektif dalam mempertahankan keloyalan tamu.

Ia mencontohkan dari paket kamar yang pernah digelar selama semester I/2007 lalu, yakni Weekend Experience Package bisa mendongkrak tingkat okupansi harian hingga 4%. Padahal target yang ditentukan hanya 2% dibandingkan hari-hari biasanya.

“Paket kamar itu memang ditujukan untuk tamu keluarga, mengingat tamu pebisnis sudah mengisi hari-hari diluar weekend. Dari hasil evaluasi, rata-rata mereka sudah berkunjung 7 kali dalam memanfaatkan paket kamar. Profil keluarga 80% tamu lokal, 15% dari Malang, Jember, Banyuwangi dan Semarang,”ujarnya.

Melihat respon yang bagus itu, kata MUALIF, paket kamar digelar kembali dengan kemasan berbeda yakni tamu mendapatkan kartu khusus berisikan stamp kunjungan. Setiap 15 kali kunjungan mendapatkan hadiah menarik dan berlaku sampai akhir 2007.

Paket kamar bagi keluarga ini, juga untuk mempertahankan okupansi bulanan dimana saat Ramadhan aktivitas tamu menurun. “Dan itu tentu saja membuat okupansi juga turun. Agustus ini ramai untuk akitivitas MICE (meeting dan conference). Sementara tingkat okupansi hotel sampai sekarang di kisaran 70%,”.

DWI SUBANDI Public Relation Managers Garden Palace dihubungi terpisah mengatakan bahwa paket kamar memang jadi pilihan untuk mempertahankan tamu hotel. Hanya saja, paket kamar yang digelar untuk meningkatkan tamu pebisnis seperti Club Excellence Package.

“Paket tersebut bisa dinikmati pebisnis dengan beragam benefit seperti kemudahan room check in facility, flight check in airport, penggunaan fasilitas ruang pertemuan, serta complementary pricing per day untuk 4 orang. Paket berlaku Agustus ini sampai 30 Desember 2007,”paparnya.

Menurut DWI, selama ini Garden Palace memang tamu didominasi pebisnis. Dengan adanya paket kamar, tingkat okupansi hotel meningkat 20% dibanding tanpa paket kamar.

Sedangkan program yang ditawarkan Garden, tambah DWI, disesuaikan dengan momen hari besar keagamaan atau libur nasional. Kontribusi paket kamar terhadap pendapatan cukup dominan disusul dari bangket. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
30o
Kurs