Propinsi Jawa Timur gagal mencapai target produksi beras sebesar 10,8 juta ton pada tahun 2007 ini. Hal tersebut ditegaskan IMAM UTOMO Gubernur Jawa Timur dalam Peringatan Hari Krida Pertanian ke-35 yang dipusatkan di Pusat Studi dan Pengembangan Agribisnis Hortikultura Jl. Raya Lebo Sidoarjo, Kamis (02/08).
Menurut IMAM, gagalnya Jawa Timur mencapai target produksi beras tahun ini karena bantuan benih senilai Rp237 miliar dari pemerintah pusat yang seharusnya cair pada Februari bertepatan dengan musim tanam pertama tahun ini, ternyata justru cair pada bulan Juli.
“Selain benih padi, bantuan dari pemerintah pusat itu juga termasuk benih jagung dan kedelai. Bantuan itu terlambat cairnya sehingga kita tak bisa mencapai target produksi beras 10,8 juta ton. Tahun ini kita prediksi Jawa Timur hanya mampu memproduksi 9,8 juta ton,” kata IMAM.
Kendati gagal mencapai target, IMAM menyatakan untuk tahun ini diprediksi produksi beras masih akan surplus 400 ribu hingga 500 ribu ton dibanding tahun sebelumnya yang mencapai produksi Rp9,3 juta ton.
Daerah-daerah lumpung beras Jawa Timur yang tahun ini berkontribusi besar pada produksi beras Jawa Timur, kata IMAM adalah Jember, Lamongan, dan Banyuwangi.(edy)
Teks Foto :
– IMAM UTOMO saat mengunjungi Peringatan hari Krida Pertanian di Lebo, Sidoarjo.
Foto : EDDY suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

