Stok operasi pasar akan ditambah sampai 1000 ton per hari untuk menurunkan harga minyak goreng. Ini terungkap dari hasil rapat Dinas Perdagangan terkait evaluasi operasi pasar minyak goreng, Rabu (23/05).
Ir CIPTO BUDIONO Kepala Dinas Perdagangan Jawa Tim pada MARTHA reporter Suara Surabaya mengatakan untuk mencapai harga normal minyak goreng, dalam waktu dekat jumlah operasi pasar akan ditambah dari 600-800 ton per hari sehingga menjadi 800-1000 ton per hari di semua kabupaten/kota.
Pendistribusian minyak goreng itu akan menggunakan harga baru Rp 6100 per kilogram. Dari pabrikan ditambah ongkos transportasi dan keuntungan distributor sehingga sampai di konsumen Rp 6500- Rp 6800 per kilogram.
Kata CIPTO, harga minyak goreng di pasaran masih tinggi sekarang karena distributor menghabiskan stok minyak goreng dengan harga lama. Ditargetkan akhir bulan Mei ini, harga minyak akan turun. Berikut penjelasan CIPTO, {clip*1}.
CIPTO menambahkan untuk operasi pasar minyak goreng jumlah distributor akan diperbanyak dan jumlah frekuensi pengiriman juga ditambah. Dinas Perdagangan Jawa Timur terus mengintensifkan pengawasan dan menindak distributor dan pengecer yang nakal dengan mempermainkan harga. (yyn/tin)
NOW ON AIR SSFM 100

