Minggu, 18 Oktober 2026
Bank Indonesia

Minta Bank Umum Turunkan Bunga Linkage BPR

Laporan oleh Marmorittarieta Stiltaurantia
Bagikan

Bank Indonesia meminta bank umum turunkan bunga linkage BPR. Ini disebabkan banyaknya keluhan yang diterima BI terkait tingginya bunga linkage yang ditetapkan bank umum pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

CHAIRIL ANWAR Deputi Direktur Pengawasan BPR Bank Indonesia pada JOHAN reporter Suara Surabaya, Jumat (11/05), mengatakan, bunga linkage bank umum yang diterapkan pada BPR sekarang berkisar 14%-15 %.

Tingginya bunga linkage ini mengakibatkan BPR menerapkan bunga yang lebih tinggi lagi untuk krediturnya. Padahal hampir 70% kreditur BPR pelaku usaha mikro kecil menegah.

Kata CHAIRIL, BI memang tidak punya wewenang mengatur bunga linkage yang diterapkan bank umum pada BPR. Namun permintaan ini diharapkan dapat mengubah kebijakan bank umum untuk penerapkan bunga lingkage lebih rendah sampai dibawah 10 %.

Menurut CHAIRIL, lobi BPR pada bank umum juga berpengaruh untuk penerapan bunga linkage tersebut. Sementara, GATOT SUTANTO Ketua DPD Perbarindo Jawa Timur mengatakan, sekarang bunga linkage yang diterapkan bank umum dirasa memberatkan BPR karena bunga itu cukup tinggi.

Idealnya, kata GATOT, untuk menumbuhkan perekonomian di sektor riil, bunga linkage BPR hanya berkisar 6% sampai 8% saja. Di Jawa Timur, ada 350 BPR yang melayani kredit UMKM.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
28o
Kurs