Penurunan produksi gula pada tahun 2006 sebesar 1,1 juta ton menjadi 1,06 juta ton pada tahun 2007. Penurunan produksi gula Jawa Timur karena potensi produktifitas tebu turun dari 86 ton/hektare pada tahun 2006 dan sekarang ini menjadi 82 ton/hektare.
TRI MARTHA HERAWATI reporter Suara Surabaya, Selasa (01/05) melaporkan potensi kadar air dalam tebu (rendemen) 7% atau turun 4,5%. Dari kondisi iklim di tahun 2007 di Jatim berpengaruh pada anomali iklim akibat badai tropis yang sampai bulan Mei.
Musim hujan bergeser mundur pada bulan Mei dan tebu dapat potensi tambahan waktu tumbuh dua bulan. Meski demikian masih ada harapan dengan perluasan areal tebu 184 hektare dan potensi total produksi tebu 15 juta ton atau naik 1,5%.
IMAM UTOMO Gubernur Jatim dalam rapat kordinasi prediksi produksi gula se-Jatim tahun 2007 mengatakan meski ada prediksi penurunan produksi tebu tahun 2007, tetapi tetap harus diupayakan peningkatan.
Pemerintah Provinsi Jatim dalam program aksi 2007 untuk mengantisipasi penurunan produksi gula dengan gerakan peningkatan rendemen pada September 2007, penataan varietas, manajemen tebang angkut dan penerapan sistem pertanian terukur.
NOW ON AIR SSFM 100

