DPRD Jawa Timur menggagas pembentukan Jatim Incorporated untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi dampak lumpur Sidoarjo.
FATHORROSJID Ketua DPRD Jatim pada MARTHA reporter Suara Surabaya, Sabtu (14/04) mengatakan, akibat dampak lumpur Sidoarjo, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur menurun sampai 80%.
Indikasinya, banyak usaha gulung tikar, PHK, tingkat okupansi hotel turun, jalur transportasi dan distribusi terganggu. Untuk memulihkan kondisi ekonomi Jawa Timur, harus ada kemudahan investasi.
Kata FATHOR, DPRD Kabupaten/kota akan diundang untuk menyatukan visi, membangun kembali perekonomian Jawa Timur dengan investasi.
Diakui FATHOR, investasi di Jawa Timur masih terkendala sejumlah peraturan daerah. Dari penelitian bank Indonesia (BI) Surabaya, ada 99 Perda penghambat investasi.
DPRD Jawa Timur siap merevisi Perda yang dinilai menghambat investasi, diantaranya Perda Pajak Penggunaan Jalan, Perda Pajak Kendaraan Bermotor, Perda Pajak Penerangan Jalan, Perda Retribusi Usaha Pariwisata, Perda Retribusi Izin Pertambangan, dan Perda PKL.
NOW ON AIR SSFM 100

