Senin, 19 Oktober 2026
Produk Minuman Berenergi

Dominasi Penjualan Sido Muncul

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Pasar produk minuman berenergi saat ini melonjak pesat. Ini terlihat dari penjualan Kuku Bima Energy satu diantara produk PT Sido Muncul.

IRWAN HIDAYAT Direktur Utama PT Sido Muncul pada suarasurabaya.net, Sabtu (14/04), mengatakan penjualan Januari-Februari 2006 rata-rata hanya mencapai Rp 15 juta per bulan. Tahun ini pada periode yang sama melonjak hingga Rp 80 juta per bulan.

Untuk Mei-Juni 2007 mendatang, kata IRWAN, pihaknya menargetkan penjualan hingga Rp 100 juta per bulan. Alasannya, bulan-bulan tersebut masuk musim kemarau dan biasanya penjualan minuman energi melonjak,”ujarnya.

Akibat besarnya pasar, papar IRWAN, membuat sumbangan produk ini menjadi yang terbesar. Berdasarkan penjualan selama triwulan pertama, sumbangan dari minuman energi terhadap total penjualan Sido Muncul mencapai 38%. Kalau dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah itu naik hingga empat kali lipatnya.

IRWAN yakin jika produk terbarunya yakni dengan rasa teh dan kopi akan dapat diserap pasar dengan baik. “Karena minuman energi selama tidak harus berwarna kuning, tetapi juga bisa dengan rasa lainnya,”tukasnya.

Besarnya pasar di dalam negeri, membuat pihaknya masih berkonsentrasi di pasar ini. terlihat dari kontribusi penjualan ekspor yang hanya 5%. Tetapi kalau permintaan di luar negeri berkembang, ia juga akan menggarapnya.

Untuk meningkatkan potensi pasar, PT Sido Muncul akan mengoperasikan satu pabrik untuk memproduksi Tolak Angin, seluas 1,8 hektar. Direncanakan, pabrik baru itu bisa memproduksi 100 juta sachet per shift. Sedangkan pabrik yang lama seluas 1,2 hektar berkapasitas produksi 15 juta sachet per shift. Pabrik mampu bekerja hingga 1,5 shift per hari.

Menurut IRWAN, jika dibandingkan produk minuman energi, Tolak Angin masih lebih sedikit. Ditambah satu pabrik lagi khusus memproduksi produk-produk energi pada 1 Agustus 2007 mendatang.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
25o
Kurs