Senin, 19 Oktober 2026
Edukasi Pasar

Simbarco Membuka Megaman Concept Store

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Lampu Hemat Energi (LHE) yang beredar di pasar, terbatas pada jenis lampu kategori penerangan umum (general lighting) berbentuk panjang (2U dan 3U). Sementara pemahaman para profesional terhadap aplikasi lighting juga belum merata.

Kondisi seperti itu berdampak pada penggunaan specific lighting yang masih terbatas pada model lampu biasa seperti lampu pijar, halogen atau lampu merkuri. Menyikapi hal ini, Megaman Energy Saving Lamps melalui PT Simbarco Kencana agen tunggal merek Megaman membuka Megaman Concept Store (MCS) di beberapa kota besar di Indonesia.

STEPHEN GUNAWAN Marketing Manager PT Simbarco Kencana pada suarasurabaya.net, Jumat (23/03), mengatakan MCS memang ditujukan untuk mengedukasi pasar khususnya kalangan profesional dalam mengaplikasikan beragam model LHE, baik untuk rumah tinggal, perkantoran, butik, gerai toko, dan aplikasi lainnya.

Melalui MCS, kata STEPHEN, pihaknya ingin menunjukkan pada konsumen bahwa teknologi di bidang lighting berkembang pesat. Dengan produk hemat energi, diharapkan pemahaman konsumen makin bagus sehingga bisa meningkatkan demand terhadap produknya.

Untuk itu, MCS yang ada bukan berfungsi sebagai gerai ritel utama. Konsep MCS didukung head quarter dari Hong Kong. Berikut penjelasan STEPHEN, {clip*1}.

MCS kali pertama diperkenalkan ke konsumen Jakarta tahun 2005. Tahun ini merambah di Bandung, Surabaya, Medan dan Bali. Di Asia, MCS tumbuh pesat di Singapura, Hong Kong, Vietnam dan Cina.

Produk Megaman masuk ke Indonesia sejak akhir 2004. Selama dua tahun ini, kata STEPHEN, pertumbuhan penjualan meningkat 50% dibanding tahun sebelumnya.

Menurut STEPHEN, Megaman membidik pasar premium dimana 100% produk adalah impor. Kapasitas produksi per bulan yang dihasilkan pabrik Megaman di Cina dan Jerman, mencapai 73 juta unit per bulan.

Pasar terbesar (sekitar 70%) adalah negara-negara di Eropa, sisanya Timur Tengah, Amerika, Afrika dan Asia. Pasar di Indonesia sendiri, ungkap STEPHEN, banyak terserap untuk supermarket bahan bangunan dan toko-toko untuk kalangan high class.

Megaman, tambah STEPHEN, memiliki lebih dari 250 jenis LHE, mulai General Lighting, Specific Lighting, Task Lighting, lampu arsitektural, lampu outdoor, lampu dekoratif. Life time produk Megaman 15 ribu jam, sedangkan industri produk LHE umumnya 6000 jam.

Teks foto :
1. Lampu hemat energi bisa dipadupadankan dengan desain interior dapur, seperti terlihat di MCS yang ada di Surabaya
2. Untuk Departement Store, pemilihan lampu sangat penting untuk menampilkan produk yang ditawarkan agar bisa menarik konsumen
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs