Senin, 19 Oktober 2026
Dampak Lumpur Lapindo

PT Kereta Api Buka Jalur KA Petikemas Bangil-Tanjung Perak

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Akibat jalan tol Gempol-Porong putus terendam lumpur panas Lapindo, PT Kereta Api (KA) membuka jalur KA petikemas Bangil-Tanjung Perak Surabaya.

Untuk sementara, setiap hari mampu mengirim 40 petikemas dengan waktu perjalanan Bangil-Tanjung Perak Surabaya sekitar satu setengah jam.

SETIONO Kepala Stasiun Kereta Api Bangil, pada Antara, Kamis (15/03) mengungkapkan, kapasitas tersebut masih bisa ditingkatkan lagi. Sebab, fasilitas yang dimiliki Stasiun Bangil yang luasnya delapan hektare masih bisa dikembangkan.

Sementara ini perusahaan-perusahaan yang telah menggunakan jasa KA peti kemas diantaranya PT Sorini Pandaan, PT Nestle Kejayan, PT PIER Rembang, serta PT Cheil Jedang Rejoso.

PT KA mampu melayani pengiriman sekitar 40 petikemas dengan rangkaian 20 gerbong. Di Stasiun Bangil kini dilengkapi fasilitas bongkar muat petikemas berupa sebuah crane dan forklief dengan waktu tempuh perjalanan antara Bangil-Tanjung Perak sekitar satu setengah jam.

“Kapasitas itu sifatnya sementara,” ungkap SETIONO seraya menambahkan, untuk jangka panjang Stasiun Bangil mampu dikembangkan sebagai stasiun petikemas untuk melayani industri yang ada di wilayah Pasuruan.

Stasiun Bangil, letaknya sangat strategis, berada di tengah-tengah kawasan industri yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan, seperti Rembang, Bangil, Beji, Gempol, dan Pandaan.

Produksi barang dari pabrik-pabrik di kawasan industri di Kabupaten Pasuruan itu, kini mencapai sekitar 700 kontainer yang harus dikirim ke Surabaya.

“Untuk melayani pengiriman petikemas sebanyak itu, Stasiun Bangil benarnya cukup mampu melayaninya,” papar SETIONO.

Namun untuk sementara, Stasiun Bangil baru melayani sekitar 40 petikemas setiap harinya dengan menggunakan 20 gerbong. Hal itu, agar tidak terkesan memangkas porsi jasa angkutan truk trailer.

Petikemas yang diangkut lewat Stasiun Bangil sementara juga masih yang terbatas untuk ukuran 20 feet, karena untuk mengangkut peti kemas diatas 20 feet masih terkendala jalan masuk yang sempit.

Rencana ke depan, bangunan yang menghalangi jalan masuk Stasiun Bangil akan ditertibkan. Kebetulan, bangunan yang berdiri tersebut juga berada di atas lahan milik PT KA.

MUZAMMIL SYAFI’I Wakil Bupati Pasuruan ketika dikonfirmasi juga menyatakan akan mendukung rencana PT KA menertibkan kawasan Stasiun Bangil.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan mendukung PT KA melebarkan jalan masuk Stasiun Bangil,” tandasnya.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
36o
Kurs