Senin, 19 Oktober 2026
Persaingan Ketat

Notebook Brand Lokal Mulai Diikuti Brand Luar

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Keberadaan notebook lokal dalam penetrasi pasar makin menguatirkan brand luar. Bahkan dari sisi harga, brand luar mengikuti notebook lokal.

ARYO WICAKSONO Marketing Manager Surabaya untuk Axio Notebook pada suarasurabaya.net, Senin (05/03), mengatakan kondisi tersebut dipicu makin banyaknya brand lokal terserap di pasar dengan harga relatif tidak jauh beda dengan notebook brand luar.

“Kita saat ini bersaing ketat dengan Acer pada semua series produk. Karena kita leading untuk brand lokal, harganya tidak jauh beda dengan Acer. Untuk itu, kita push pasar dengan pameran dan promosi, layanan purna jual serta after sales service,”ujarnya.

Bahkan Toshiba, ungkap ARYO, dengan operating system Celeron maupun Centrino level bawah, harganya mulai mengikuti brand lokal khususnya Axio. Kondisi ini kian menunjukkan konsumen makin diuntungkan dengan beragam merek notebook baik lokal maupun luar. Bagi konsumen yang jeli, akan melihat tidak ada bedanya antara produk brand luar dengan brand lokal.

Brand luar, menurut ARYO, selama ini hanya mengandalkan pricing, merek dan tipe produk saja. Padahal, spesifikasi dan fungsinya sama dengan brand lokal. “Kelemahan brand luar pada upgrade produk yang masih sulit dilakukan. Sedangkan brand lokal support komponen bisa dilakukan langsung karena spesifikasinya standar. Misalnya, ganti hard disk dan sebagainya sudah bisa dilakukan di lokal,”paparnya.

Axio sendiri, papar ARYO, selain memberikan garansi umum untuk seluruh tipe 1-2 tahun juga memberikan extended warranty untuk prosesor, memori dan hard disk. Ini jelas makin menguntungkan enduser yang memiliki banyak pilihan apakah suka dengan notebook brand luar atau brand lokal.

Mengenai penyerapan pasar brand lokal, ARYO menjelaskan, akan mengulang sejarah desktop. Pada awal desktop dilempar ke pasar, brand luar cukup dominan. Dalam perjalanannya, makin banyak desktop rakitan (hampir 90%) di pasar dengan harga lebih terjangkau.

Penyerapan pasar brand lokal yang cukup baik tersebut, bisa diindikasikan dari segmen konsumen. Bagi first time buyer dan mahasiswa rata-rata membeli notebook brand lokal, sedangkan instansi pemerintah, swasta dan PMA memilih brand luar.

ARYO menyebut untuk penjualan Axio di Surabaya sendiri per kwartal bisa meningkat dua kali lipat. Kwartal I 2007 ini ini sudah terealisasi 7000 unit terjual (per Februari 2007). Ditargetkan kwartal I 2007 bisa terjual 9000 unit.

Setiap bulan, pihaknya bisa menjual 3000 unit. Konsumen kita masih dominan first time buyer dan mahasiswa sekitar 50%, korporat 20%. Produk Axio menyediakan 3 seri yakni Neon (bidik low market) dengan harga Rp 4 juta – Rp 5 juta, Centaur (middle market) Rp 5 juta – Rp 8 juta dan Oris (high market) dengan harga Rp 13 juta. “Untuk seri Centaur dan Oris penjualan mencapai 50% sedangkan 50% lagi di seri Neon,”pungkasnya.

Teks foto :
– Axio Notebook leading di pasar brand lokal
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
37o
Kurs