Untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat di berbagai daerah, Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) sebagai tim promosi wisata Surabaya yang dibentuk oleh Pemkot sejak akhir 2005 lalu telah membentuk beberapa perwakilan (representative) yang tersebar di kota-kota dalam maupun luar negeri. Secara resmi saat ini perwakilan STPB sudah ada di Jakarta, Balikpapan, Brunei Darussalam, Philipina, dan Swedia.
Beberapa daerah yang diharapkan akan segera menyusul memiliki representative dari STPB adalah Makassar, Singapura, Malaysia, dan China. “Saat ini kami masih mencari atau menyeleksi beberapa rekanan yang memenuhi kriteria untuk menjadi representative STPB di daerah-daerah tersebut,” tutur YUSAK ANSHORI General Manager Surabaya Plaza Hotel yang juga selaku Executive Director STPB pada suarasurabaya.net, Sabtu (27/01).
“Kami juga berharap dapat segera memiliki perwakilan di sana,” Menurut YUSAK, dengan adanya perwakilan di berbagai daerah maka STPB dapat lebih dekat dengan calon wisatawan sehingga kebutuhan mereka akan informasi mengenai kota Surabaya dapat terpenuhi. “Dengan demikian mereka akan lebih mengenal kota Surabaya,” tambah YUSAK.
YUSAK juga menambahkan bahwa informasi lengkap mengenai kota Surabaya memang sudah dapat diperoleh dengan mengakses situs www.sparklingsurabaya.com.
Namun sebagian calon wisatawan masih ada yang membutuhkan informasi secara langsung. “Sebenarnya situs ini sudah cukup lengkap memuat informasi umum mengenai kota Surabaya termasuk jadwal penerbangan, kereta api, dan alamat-alamat maupun nomor telepon penting lainnya, seperti hotel, rumah sakit dan bank. Bahkan suhu udara kota Surabaya pun tercantum di dalamnya. Namun sebagai manusia tentunya akan lebih puas jika mendapatkan penjelasan secara langsung dari pihak yang kompeten,” lanjut YUSAK ANSHORI.
Dengan adanya representative dari STPB, juga situs resmi yang dapat diakses oleh siapa saja, diharapkan keluhan wisatawan tentang sulitnya mencari informasi pariwisata Surabaya dapat diatasi sehingga nantinya akan berdampak pada kenaikan jumlah wisatawan ke Surabaya. Hal ini akan semakin memudahkan semua pihak yang ingin “menjual” Surabaya dan menjadikannya kota tujuan wisata, baik lokal maupun internasional.
“Langkah ini bisa dibilang merupakan terobosan baru bagi dunia pariwisata Surabaya. Diharapkan Surabaya dapat lebih dikenal di mata dunia sehingga menarik wisatawan untuk datang dan berlibur di sini, mengingat selama ini banyak yang hanya mengenal Bali dan Yogyakarta,” pungkas YUSAK ANSHORI seperti dalam rilis yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (27/01).
Teks foto:
-Sebuah perahu pesiar di pelabuhan rakyat Kalimas.
Foto: Dok. suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

