Selasa, 20 Oktober 2026
Diminati Konsumen Indonesia

FEO Menambah Proyek Mewah

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Far East Organization (FEO) akan menambah beberapa proyek baru di tiga kawasan ekslusif di Singapura mulai 2007 ini. Proyek yang disiapkan berupa kondominium mewah, apartemen yang membidik segmen keluarga hingga pusat bisnis dan perdagangan berstandar internasional.

CHIA BOON KUAH Chief Operating Officer FEO –pengembang properti swasta terbesar di Singapura—pada suarasurabaya.net, Rabu (17/01), mengatakan, proyek baru tersebut difokuskan di kawasan Orchad Road, Marina dan Bukit Timah.

Di Orchad Road, kata CHIA, FEO membangun kondominium Orchad Scotts dengan harga per unit mencapai US$ 1000-US$ 1600 per square feet (psf/per meter kaki), Vida hunian mewah dan modern sebanyak 137 unit dan 7 Boulevard dengan harga per unit US Singapura 10 juta atau Rp 59 milyar.

Sedangkan proyek baru di Marina, juga ada 3 proyek baru yakni The Cliff, Singapore River Central dan Water Place. “Untuk Central konsep yang ditawarkan adalah menggabungkan ide tinggal, bekerja dan bermain. Lokasinya tepat di atas stasiun MRT Clarke Quay di sepanjang Sungai Singapura,”ujarnya.

Sementara di daerah permukiman eksklusif Bukit Timah, Far East Organization mengembangkan dua hunian yang tepat bagi keluarga yakni Jirdan dan Gardenvista. Total investasi yang ditanamkan Far East Organization untuk pembelian tanah bagi proyek-proyeknya selama 2006 mencapai US$ 1 milyar.

Penambahan proyek baru tersebut, menurut CHIA, merupakan peluang bagi pembeli asing. Karena dengan membeli unit-unit yang ditawarkan, pembeli memiliki investasi yang bagus di masa depan.

Investasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis maupun untuk ditempati bersama keluarga. CHIA mengatakan harga properti keseluruhan di Singapura meningkat rata-rata 25% pada 2007. Bahkan sejak triwulan 4 tahun 2006, harga rumah tinggal naik sampai 9,8% dan harga rumah kelas menengah diperkirakan naik hingga 20%.

Pertumbuhan ekonomi Singapura tahun 2007 diprediksi naik 4%-6% dibanding tahun 2006 yang mencapai 7,7%. “Pemerintah Singapura bersama pengembang lainnya juga melakukan pembangunan besar-besaran. Misalnya, di Pulau Sentosa satu diantara rencana strategis pemerintah dengan anggaran US$ 5,2 milyar, termasuk rencana hadirnya Universal Studi. Pengembangan Marina Bay dengan investasi US$ 1,3 milyar serta Singapore Flyer roda observasi raksasa yang akan siap pada 2008,”paparnya.

CHIA menambahkan pembeli properti asing di Singapura menanamkan investasi lebih dari US$ 2,5 juta dalam pasar properti atau 3900 dari 17 ribu rumah yang dijual selama 11 bulan terakhir 2006. Di area Sentosa, Marina Bay dan Orchad Road, pembeli asing merupakan 40% dari semua transaksi residensial. Pembeli dari Indonesia dan Malaysia mendominasi, disusul India, Korea Selatan, Timur Tengah, Swedia, Belgia, Yunani dan Jepang.

Proyek FEO, kata YAN ARDIAN Indonesia Representative Office, memang cukup diminati banyak orang Indonesia meski untuk harga termurah dari unit yang ditawarkan sebesar Rp 3,5 milyar. “Jika dilihat kondisi yang ada, ternyata ada segmen tertentu yang masih mampu membeli unit proyek kita di Singapura. Sebagian pembeli untuk investasi dan sebagian lagi memang untuk ditempati sendiri,”tukasnya.

Melalui pameran yang digelar setiap bulan, ungkap YAN, selama 2006 tercatat sekitar 100 unit lebih terjual. Pembeli terbesar di Jakarta sekitar 65 unit, kedua Surabaya 35 unit dan tambahan dari Medan, Palembang, Makassar dan beberapa kota lainnya.

Ditargetkan pada 2007 ini, bisa menjual 200 unit lebih dimana Surbaya sendiri diharapkan mengambil 60 unit. Untuk mencapai target tersebut, di awal 2007 ini Far East Organization menggelar pameran di Supermal untuk proyek Gardenvista.

Rata-rata pembeli dari Indonesia, 65% memanfaatkan KPR dengan jangka waktu lebih dari 20%. “Tingkat suku bunga KPR di Singapura sangat rendah hanya 3,5% per tahun. Pembeli cukup menunjukkan rekening korannya yang dimiliki di Indonesia. Ini satu bentuk kemudahan persyaratan membeli proyek kita di Singapura,”pungkasnya.

Teks foto :
– CHIA BOON KUAH (kiri) dan YAN ARDIAN (kanan) usai presentasi “Transformasi Singapura Dari Perspektif Real Estate” pada media Surabaya
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2026
25o
Kurs