Minggu, 30 November 2025

Banyak Pendaki Hanya Ikut-ikutan, Malah Merusak Alam

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Kegiatan mendaki sebenarnya tidak semudah seperti yang dilihat. Libra Lembong Pratama seorang pecinta alam mengatakan, saat ini banyak pendaki yang hanya melihat teman mendaki gunung lalu ingin ikut mendaki juga.

Misalnya saja, dulu di gunung Semeru jumlah pendaki yang melakukan camping masih bisa dihitung dengan jari. Tapi dengan adanya film dan liputan berita terkait gunung Semeru makin menarik minat orang untuk mendaki.

“Di satu sisi bagus karena ekonomi menjadi bergerak. Tapi sayangnya banyak orang yang akhirnya malah merusak alam,” kata dia.

Terkait kebakaran hutan di Gunung yang akhirnya marak terjadi, lanjut dia, ini akibat kemarau yang berkepanjangan. Berdasarkan data dari BMKG, musim kemarau akan terjadi sampai Desember mendatang dan ini menjadi musim kemarau terpanjang.

Di Taman Gunung Pangrango misalnya, dilakukan penutupan untuk aktivitas pendakian mulai Juli sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penutupan ini untuk menanggulangi kebakaran hutan. Dua hari lalu di Gunung Lawu juga ada kebakaran lagi bahkan dekat dengan pemukiman warga.

“Mestinya ada pemberitahuan pada pendaki supaya tidak menyalakan api unggun,” ujar dia. (dwi/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Minggu, 30 November 2025
32o
Kurs