Kamis, 19 Maret 2026

Penempatan Basis Pendidikan dan Industri di Jawa Timur Jomplang

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Kresnayana Yahya (batik biru) saat berbincang dengan Faisal Basri sebelum mengisi materi Economic Outlook 2016. Foto: Totok suarasurabaya.net

Kresnayana Yahya Pakar Statistik menilai penataan basis pendidikan dengan penyerapan tenaga kerja kurang relevan di Jawa Timur.

Dalam penelitiannya, basis pendidikan kejuruan justru dikembangkan di daerah yang tidak ada industrinya. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jatim justru tumbuh subur di Madiun, Pacitan dan Ngawi. Padahal basis industri atau pabrik-pabrik justru berdiri di daerah Nganjuk, Jombang dan Mojokerto.

“Akibatnya, lulusannya akan banyak yang nganggur kalau tidak keluar dari daerahnya,” kata Kresna dalam paparan Economic Outlook 2016 di Suara Surabaya Center (SSC), Surabaya Rabu (11/11/2015).

Dia menjelaskan, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berada di Surabaya, Jember, Sidoarjo, dan Gresik. Sementara pendidikan SMA terfokus di Malang dan Batu.

Selain itu, saat ini pemanfaatan APBD di daerah cenderung turun. Ada 20 persen daerah dengan kontribusi kecil, sehingga cenderung semakin mengecil peranannya pada pertumbuhan ekonomi.(bid/rst)

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 19 Maret 2026
26o
Kurs