Sebanyak 18 orang diperkirakan tertimbun longsor hingga 5 meter di Dusun Karang Sulu, Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Bengkulu Utara, Kamis (3/12/2015).
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan pers yang dikirimkan ke suarasurabaya.net mengatakan bencana longsor akibat hujan yang turun sejak hari Rabu (2/12/2015) ini juga mengakibatkan 20 rumah semi permanen yang ada di kebun serta sebuah rumah permanan juga tertimbun.
“Longsor terjadi pukul 01.45 dini hari. Hingga saat ini baru tiga orang yang berhasil dievakuasi dengan kondisi tewas,” kata Sutopo.
Menurut dia, material longsor merupakan runtuhan tebing berupa tanah, batu napal, dan beberapa pohon besar. Akses menuju lokasi cukup sulit dilakukan, apalagi material longsor cukup tebal sehingga diperlukan alat berat.
BPBD Bengkulu Utara bersama TNI, Polri, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat untuk evakuasi korban longsor. Koordinasi dan pendirian posko telah dilakukan. Pendataan masih dilakukan.
Sementara itu, longsor juga terjadi di Keluarahan Sisir, Kota Malang Jawa Timur akibat hujan deras pada (2/12/2015 ) pukul 15 Wib. Longsor menyebabkan 3 orang luka ringan dan 1 rumah rusak.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan ancaman banjir, longsor dan puting beliung. Intensitas hujan akan makin meningkat sehingga ancaman juga meningkat. Puncak hujan diperkirakan Januari 2016 nanti. “Lakukan antisipasi untuk mengurangi risiko,” kata dia. (fik/rst)
NOW ON AIR SSFM 100
