Rabu, 12 Agustus 2026

Maroko Larang Produksi dan Penjualan Cadar

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Maroko melarang produksi dan penjualan cadar Muslim, sepertinya untuk alasan keamanan, ungkap laporan media, Selasa (10/1/2017) waktu setempat.

Meski tidak ada pengumuman resmi oleh pihak berwenang di negara Afrika Utara tersebut, laporan itu mengatakan bahwa perintah Kementerian Dalam Negeri tersebut akan mulai berlaku pada pekan ini seperti dilansir AFP.

“Kami mengambil langkah-langkah untuk melarang impor, pembuatan dan pemasaran garmen ini di seluruh kota-kota kerajaan tersebut,” kata situs berita Le360 mengutip seorang pejabat tinggi dalam kementerian dalam negeri itu seperti dilansir Antara.

Mereka mengatakan bahwa langkah itu dimotivasi oleh masalah keamanan, “sejak para bandit berulang kali menggunakan garmen ini untuk melakukan kejahatan mereka.”

Kebanyakan wanita di Maroko lebih memilih jilbab yang tidak menutupi wajah mereka.

Niqab, yang menutup seluruh bagian kecuali daerah mata, juga dipakai di kalangan Salafi dan di wilayah yang lebih konservatif di utara, tempat ribuan ekstremis berperang di Suriah dan Irak. (ant/dwi)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2026
23o
Kurs