Rabu, 22 Juli 2026

Pusat Bimbingan Konseling di Setiap Kampung, Ide Kongkrit Cegah Kekerasan Pada Anak

Laporan oleh Retha Yuniar
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan istri saat diminta anak-anak Surabaya foto bersama, Rabu (27/7/2022). Foto: Retha Yuniar suarasurabaya.net

Sebagai langkah nyata pencegahan dan penanggulangan kekerasan pada anak, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menggagas pusat bimbingan konseling dan pembelajaran untuk anak di setiap kampung dan akan menunagkannya ke dalam Perwali.

“Sehingga ketika sudah ada pusat layanan dan tempat belajar itu, maka RW itu akan menjadi kampung yang ramah anak dan diharapkan tidak ada lagi kekerasan,” kata Eri Cahyadi, Rabu (27/7/2022).

Ia ingin, ketika muncul sebuah permasalahan atau hal-hal yang berkaitan dengan anak bisa cepat tertangani dan diselesaikan dengan baik.

Upaya ini diharapkan bisa mendeteksi dini permasalahan pada anak dan bisa efektif mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan yang berdampak besar pada tumbuh kembang anak.

Selain itu Eri juga memperkenalkan kembali program-program yang sebetulnya sudah terselenggara rutin dan bisa di akses di Puspaga Surabaya.

“Pemkot Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk anak. Salah satunya, yaitu layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan tempat belajar bersama di setiap RW,” imbuhnya.

Sementara, Rita Pranawati Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

Dia mengecam tindakan semena-mena dan diskriminasi terhadap anak. Karena anak adalah penerus generasi yang akan menentukan masa depan sebuah bangsa dan harus dijaga. (tha/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
26o
Kurs