Kamis, 18 Juni 2026 | 12:53 WIB
Total 1.040 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya menunggak uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) hingga jutaan rupiah. Imbasnya, ijazah sebagian dari mereka terpaksa ditahan pihak sekolah.
Pada Kamis (15/12/2022) tunggakan seluruh pelajar yang mengajukan ke Baznas Surabaya itu sudah tuntas.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyerahkan langsung ke sejumlah pelajar.
“Mau tidak mau kita melakukan itu. Jumlahnya macam-macam, Rp10 juta, Rp60 juta, dan lain-lain. Baznas akan bergerak untuk warga Surabaya. Kalau murid tidak mampu, Pemerintah Kota Surabaya hadir dengan Baznasnya. Mereka (yang menunggak) semuanya tingkat SMA, SMK, MA,” kata Eri.




