Merespons sorotan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap besaran kompensasi keterlambatan (delay) penerbangan yang dinilai tidak sebanding dengan kerugian penumpang, Radio Suara Surabaya menggelar Wawasan Polling dengan tajuk, “Kompensasi delay penerbangan yang selama ini berlaku, layak atau tidak?”
Polling dilakukan melalui telepon dan pesan WhatsApp yang masuk selama Program Wawasan Polling Radio Suara Surabaya yang berlangsung pukul 07.00-09.00 WIB, Kamis (6/8/2026), serta melalui media sosial Instagram @suarasurabayamedia.
Hasil polling menunjukkan mayoritas pendengar Radio Suara Surabaya maupun pengguna Instagram sama-sama menilai kompensasi keterlambatan penerbangan yang berlaku saat ini tidak layak.
Berdasarkan hasil polling melalui telepon dan WhatsApp, sebanyak 94 persen atau 79 responden menyatakan kompensasi delay penerbangan saat ini tidak layak. Sementara hanya 6 persen atau 5 responden yang menilai besaran kompensasi tersebut masih layak.
Hasil serupa juga terlihat di Instagram @suarasurabayamedia. Sebanyak 73 persen pengguna atau 185 suara menyatakan kompensasi delay penerbangan yang berlaku saat ini tidak layak, sedangkan 27 persen lainnya atau 67 suara menilai kompensasi tersebut masih layak.

NOW ON AIR SSFM 100

