Sabtu, 7 Februari 2026

Dewan Pers Minta Media Lebih Banyak Suarakan Persoalan Rakyat

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Prof. Komaruddin Hidayat Ketua Dewan Pers. Foto: Antara

Komaruddin Hidayat Ketua Dewan Pers meminta insan pers tetap menaruh perhatian pada persoalan rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi industri media, termasuk gelombang PHK.

“Sekarang ini problem pers untuk survive ekonomi, karena nyata di mana-mana terjadi PHK, itu agenda yang dirasakan oleh pers. Tapi, cobalah, sempatkan lah, kepedulian pada nasib-nasib rakyat yang terpinggirkan itu harus sering, lebih banyak disuarakan,” katanya di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Ia menyebut pernyataan tersebut sebagai pengingat bagi media.

“Jadi ini alarm ya,” kata Komaruddin seperti dilaporkan Antara.

Seruan itu disampaikan setelah kasus bunuh diri seorang siswa SD yang tak mampu membeli alat tulis menjadi perhatian publik. Menurutnya, masalah kemiskinan struktural harus terus disuarakan agar tidak diabaikan.

“Kan ada ungkapan no viral, no justice. Kalau nanti ramai-ramai itu baru diperhatikan. Tapi kalau hanya satu itu nanti lupa lagi,” katanya.

Komaruddin menilai struktur sosial Indonesia masih berbentuk piramida, dengan masyarakat miskin berada di lapisan terbawah. Pemerintah dan pemangku kepentingan perlu terus diingatkan agar pertumbuhan ekonomi diikuti pemerataan.

“Kalau mengejar pertumbuhan, tapi siapa yang tumbuh? Sekarang ini yang tumbuh banyak orang kaya-kaya, tapi yang miskin kan tidak berubah,” katanya.(ant/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 7 Februari 2026
30o
Kurs