Minggu, 8 Februari 2026

Kementan Resmikan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Enam Daerah

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I di Malang, Jawa Timur, Jumat (8/2/2026). Foto: Antara

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan, Pemerintah mulai hilirisasi ayam terintegrasi di enam daerah.

Tujuannya, mengembangkan swasembada protein nasional, meningkatkan nilai tambah, serta menjaga stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan.

“Pemerintah memperkuat fondasi swasembada protein nasional melalui pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir di enam daerah,” kata Agung Suganda Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dalam keterangan di Jakarta, Minggu (8/2/2026), seperti dilansir Antara.

Perencanaan itu ditandai dengan Groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I oleh Danantara yang dipusatkan di Malang, Jawa Timur.

Untuk tahap awal, pengembangan dilakukan di enam lokasi, yaitu Jawa Timur (Malang), Sulawesi Selatan (Bone), Gorontalo (Gorontalo Utara), Kalimantan Timur (Paser), Nusa Tenggara Barat (Sumbawa), dan Lampung (Lampung Selatan).

Rencana program pengembangan nantinya akan dilaksanakan di 30 titik.

Agung menjelaskan, program hilirisasi itu diinisiasi Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian sebagai langkah antisipatif negara.

Program tersebut untuk menjamin ketersediaan suplai daging ayam dan telur yang aman, berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat.

“Hilirisasi ayam terintegrasi ini untuk memastikan swasembada protein berjalan berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat,” ucap Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan.

Dia menekankan, Kementan mendukung penuh program hilirisasi sebagai instrumen pemerataan produksi antarwilayah, stabilisasi harga, serta kepastian stok daging ayam dan telur, khususnya untuk menopang pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) secara berkelanjutan.

“Seiring meningkatnya kebutuhan nasional, khususnya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperkirakan mencapai 1,1 juta ton daging ayam dan 774 ribu ton telur per tahun,” ucap Agung.

Ekosistem yang dibangun mencakup penguatan pembibitan ayam dari hulu mulai Grand Parent Stock (GPS), Parent Stock (PS), Final Stock (FS) melalui pengembangan pakan berbasis bahan baku dalam negeri.

Selanjutnya peningkatan kesehatan hewan, pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan pengolahan daging dan telur, hingga logistik dan pemasaran.

Dana yang disiapkan Pemerintah dalam bentuk dukungan investasi sekitar Rp20 triliun melalui Danantara.

Selain itu, akses pendanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp50 triliun disiapkan bagi peternak dan koperasi, termasuk melalui skema Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ghimoyo Direktur Utama ID Food menyampaikan, peran BUMN pangan adalah menyerap hasil produksi peternak rakyat dan menjaga keseimbangan pasar.

Rosan Roeslani CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyatakan, pihaknya saat ini mendukung enam proyek hilirisasi strategis dengan nilai investasi sekitar 7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) yang seluruhnya menjadi prioritas Prabowo Subianto Presiden.

“Proyek hilirisasi selalu menjadi prioritas Bapak Presiden. Karena itu percepatan terus dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ekonomi masyarakat,” kata Rosan saat Groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I bersama jajaran.

Pemerintah memproyeksikan tambahan produksi sebesar 1,5 juta ton daging ayam dan 1 juta ton telur per tahun pada program ini.

Pasokan protein tersebut diharapkan menopang kebutuhan sekitar 82,9 juta penerima manfaat MBG sekaligus berkontribusi menurunkan angka stunting dan kemiskinan.

Program itu diperkirakan memunculkan sekitar 1,46 juta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan bruto peternak hingga Rp81,5 triliun per tahun.

Melalui rencana itu, Pemerintah menegaskan komitmennya membangun swasembada protein nasional yang kokoh dan berkeadilan. (ant/vve/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 8 Februari 2026
25o
Kurs