Rabu, 25 Februari 2026

Kemenkes Ingatkan Makanan Digoreng dan Siap Saji Tingkatkan Risiko Penyakit

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Bebek Goreng Tugu Pahlawan setelah proses penggorengan. Foto : Instagram Bebek Tugu Pahlawan

Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat soal asupan makanan, seperti gorengan dan makanan siap saji yang tinggi lemak, sehingga berpotensi memicu masalah kesehatan.

Yuni Zahraini Ketua Tim Kerja Gizi Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes mengatakan, saat ini pola makan masyarakat didominasi makanan tinggi karbohidrat dan lemak, khususnya makanan yang digoreng.

“Kebiasaan tersebut berpotensi meningkatkan risiko kelebihan berat badan apabila tidak diimbangi dengan konsumsi sayur, buah, dan aktivitas fisik yang cukup,” kata Yuni seperti dilansir Antara, Rabu (25/2/2025).

Teknik memasak deep fry pada suhu tinggi akan meningkatkan kandungan lemak, termasuk lemak trans ketika dikonsumsi berlebihan.

Sementara konsumsi sayur dan buah masyarakat tergolong rendah. Hasil survei kesehatan ada sekitar 96,7 persen penduduk belum memenuhi standar konsumsi buah dan sayur. Padahal ini konsumsi yang sesuai standar itu penting untuk memastikan kecukupan asupan vitamin, mineral, dan serat.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan standar minimal konsumsi buah dan sayur yang direkomendasikan, minimal 400 gram per hari per orang yang setara 250 gram sayur (sekitar 2–3 porsi) dan 150 gram buah (sekitar 2–3 porsi).

Setiap makan disarankan mengandung sumber karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Yuni menekankan, makan tidak sekedar memenuhi rasa kenyang.

“Ketidakseimbangan asupan gizi yang berlangsung dalam jangka panjang berisiko meningkatkan prevalensi obesitas, terutama pada kelompok dengan aktivitas fisik rendah seperti pekerja kantoran,” pungkasnya.

Terlalu banyak makan gorengan tidak hanya meningkatkan asupan kalori harian, tapi akan meningkatkan risiko penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas.

Makanan yang dilapisi dengan tepung dan digoreng memiliki kandungan kalori yang tinggi. Tempe, tahu, dan ayam adalah makanan yang sehat. Namun, hampir semua kalangan lebih menyukai tempe, tahu, maupun ayam yang digoreng daripada yang dikukus atau direbus. Padahal, proses menggoreng justru mengurangi nilai gizi pada bahan utamanya karena akan menambahkan kalori dan kandungan lemaknya.

Meskipun rasanya enak, jenis makanan ini memiliki kandungan lemak trans yang bisa meningkatkan level LDL atau kolesterol jahat dan menurunkan level HDL atau kolesterol baik di dalam tubuh.(ant/lea/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 25 Februari 2026
28o
Kurs