Volodymyr Zelenskyy Presiden Ukraina menyatakan, belum pernah menerima tawaran senjata nuklir dari Inggris maupun Prancis. Tapi, dia menegaskan akan menerimanya jika proposal tersebut benar-benar diajukan.
Pernyataan itu disampaikan Zelenskyy dalam wawancara dengan media Inggris Sky News pada, Jumat (28/2/2026), menanggapi tuduhan Rusia yang menyebut Ukraina berupaya memperoleh senjata nuklir melalui negara-negara Barat.
“Dengan senang hati, tetapi saya tidak pernah menerima tawaran apa pun. Namun, dengan senang hati,” ujar Zelenskyy seperti dilansir Anadolu, Sabtu (28/2/2026).
Soal klaim Rusia bahwa Ukraina mencoba mendapatkan senjata nuklir dari Inggris dan Prancis, dia menegaskan tudingan tersebut tidak benar. “Tidak, itu tidak terjadi,” lanjutnya.
Sebelumnya, Badan Intelijen Luar Negeri Rusia menuduh Inggris dan Prancis secara aktif berupaya membantu Kyiv memperoleh bom nuklir.
Menurut klaim Rusia, kepemilikan senjata nuklir diyakini dapat memperkuat posisi Ukraina dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik yang kini memasuki tahun kelima.
Namun, Zelenskyy telah membantah tuduhan tersebut dalam konferensi pers di Kyiv saat mendampingi Jonas Gahr Støre Perdana Menteri Norwegia.
Dia menyebut tuduhan Rusia sebagai bagian dari tekanan politik menjelang pembicaraan damai yang dimediasi Amerika Serikat.(bil/rid)
NOW ON AIR SSFM 100
