Persebaya Surabaya membidik kelanjutan tren positif di kandang saat menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3/2026) malam.
Jelang laga kontra Persib pada Senin malam, Persebaya dituntut tampil lebih efektif. Evaluasi terbesar usai laga terakhir kontra PSM Makassar pada Rabu (25/2/2026) terletak pada penyelesaian akhir.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya mencatat 14 kreasi peluang dan melepaskan 20 tembakan, dengan enam di antaranya tepat sasaran. Namun, hanya satu gol yang tercipta. Rasio konversi itulah yang kini menjadi perhatian serius tim pelatih jelang duel panas kontra Persib.
Produktivitas menjadi pekerjaan rumah mendesak, apalagi Persib baru kebobolan sebelas gol sepanjang musim berjalan. Statistik itu menempatkan mereka sebagai tim dengan lini belakang paling kokoh di kompetisi sejauh ini.
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya memastikan timnya telah menggelar sesi latihan khusus untuk meningkatkan efektivitas serangan. Ia menyebut materi penyelesaian akhir menjadi menu wajib sepanjang sepekan terakhir.
“Mengenai penyelesaian akhir, kami sudah mencobanya dalam minggu terakhir. Malik kembali berlatih, kami melakukan sirkulasi bola. Tapi dia cedera lagi saat latihan menembak itu,” ujar Tavares, Sabtu (28/2/2026).
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa pembenahan tak hanya ditujukan kepada satu pemain. Ia menilai akurasi masih menjadi persoalan kolektif di lini depan.
“Kami selalu ada sesi penyelesaian akhir. Tapi memang kami harus bekerja keras lagi. Bukan hanya Bruno Moreira, tetapi pemain lain juga kurang akurat,” sambungnya.
Meski efektivitas belum optimal, Tavares melihat fondasi permainan timnya sudah berada di jalur yang tepat. Ia menilai kemampuan menciptakan peluang merupakan aspek tersulit dalam sepak bola, dan Persebaya telah menunjukkan progres signifikan dalam hal tersebut.
“Ingat, hal tersulit di sepak bola adalah menciptakan peluang. Kami sudah di jalur yang benar dengan menciptakan peluang. Kami butuh fokus dan akurasi lebih. Sekarang kami punya waktu persiapan lebih lama untuk melatih penyelesaian akhir,” tegasnya. (saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
