PPIH Debarkasi Surabaya melaporkan dua jemaah haji meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke Tanah Air. Satu jemaah wafat di dalam pesawat, sementara satu lainnya meninggal setelah mendarat di Bandara Juanda dan dalam perjalanan menuju Asrama Haji Surabaya, Kamis (4/6/2026).
Rosidi Roslan Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya menjelaskan, dugaan penyebab kedua jemaah itu wafat karena penyakit jantung.
“Ya memang pada waktu di pesawat, di bus itu kan indikasinya jantung ya. Serangan jantung gitu ya,” kata Rosidi.
Sementara itu hingga hari keempat operasional pemulangan jemaah haji, PPIH mencatat total 49 jemaah haji wafat dan sebagian besar meninggal di Arab Saudi.
“Ya, sampai saat ini di hari Kamis, hari ke empat. Ada beberapa jemaah yang sudah yang meninggal. Ada 49 jemaah yang wafatnya itu ada yang di pesawat satu orang. Ada juga yang sudah landing kemudian di dalam perjalanan menuju AHES (Asrama Haji Embarkasi Surabaya) ya meninggal di bus ya. Kemudian ada 47 orang wafat di Arab Saudi,” jelasnya.
Rosidi menjelaskan bahwa seluruh jemaah yang berangkat ke Tanah Suci telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan penetapan Istithaah atau kesanggupan secara fisik, sesuai prosedur yang berlaku.
Namun kondisi kesehatan dapat berubah karena berbagai faktor, termasuk kelelahan tubuh menjelang keberangkatan maupun saat menjalankan ibadah di Arab Saudi.
“Kadang-kadang penyakit itu muncul ketika ada pemicu gitu ya, misalnya ketika menuju ke embarkasi ya, mungkin kelelahan ya, itu akan memicu penyakit penyakit yang sebelumnya tidak muncul pada waktu apa pemeriksaan penetapan istitaah,” ujarnya.
Menurutnya perjalanan ibadah haji merupakan aktivitas yang menguras kondisi fisik, terutama bagi jemaah lanjut usia maupun yang memiliki penyakit bawaan.
Faktor kelelahan selama melaksanakan rangkaian ibadah dapat memicu munculnya penyakit yang sebelumnya terkendali hingga berpotensi memicu kematian.
“Kemudian ada beberapa orang yang wafat di Arab Saudi itu kebanyakan ya memang penyakit-penyakit yang bawaan. Ada hipertensi, ada jantung gitu ya. Dia salah satunya kan pemicunya juga kelelahan gitu sehingga muncul penyakit-penyakit yang biasanya enggak muncul,” pungkasnya.
Sebagai informasi, tahun ini Debarkasi Surabaya melayani pemulangan 44.000 jamaah dan petugas yang tergabung dalam 116 kloter. Dari jumlah tersebut, terdapat 43.237 jamaah, 160 Petugas Haji Daerah, 140 PIH KBIHU, dan 463 petugas kloter.(wld/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

