Senin, 2 Maret 2026

Aragchi: Kehilangan Sejumlah Komandan Militer Tidak Mengurangi Kekuatan Iran

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran. Foto: Anadolu

Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran menyatakan, kemampuan militer negaranya tetap kuat meski sejumlah komandan militer meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Araghchi mengatakan, negaranya memang kehilangan beberapa tokoh penting militer, namun hal tersebut tidak mengurangi kekuatan pertahanan Iran secara keseluruhan.

“Kami memang kehilangan beberapa komandan, itu fakta, dan nama-namanya sudah diumumkan. Namun, fakta lainnya adalah tidak ada yang berubah dalam kemampuan militer kami,” ujar Araghchi seperti dilansir dari Sputnik, Senin (2/3/2026).

Lalu, Araghchi juga menanggapi kemungkinan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dengan Amerika Serikat. Dia menegaskan, Iran memiliki pengalaman buruk dalam proses negosiasi dengan Washington, dan menilai serangan yang dilakukan AS sebagai bentuk agresi.

“Sementara, apa yang kami lakukan adalah tindakan membela diri. Ada perbedaan besar antara keduanya,” katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026), AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan gabungan yang menyasar sejumlah target di wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.

Televisi pemerintah Iran juga mengumumkan wafatnya Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran dalam rangkaian serangan tersebut.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan berupa rudal yang menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Iran menyebut langkah itu sebagai tindakan pertahanan diri atas serangan yang mereka nilai melanggar kedaulatan negara.(bil/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 2 Maret 2026
24o
Kurs