Pasukan Israel menjajah daerah Palestina dengan membangun pos pemeriksaan militer di pintu masuk pedesaan di wilayah barat Provinsi Bethlehem.
Kantor berita WAFA melaporkan pada Rabu (15/4/2026), lokasi spesifik pos pemeriksaan didirikan berada di bawah jembatan di pintu masuk utama Kota Battir dan Nahalin, serta di desa Husan dan Wadi Fukin.
Pasukan zionis Israel memeriksa identitas warga sebagai tindakan hukuman bersama yang dilakukan otoritas pendudukan, serta menghentikan dan melakukan penggeledahan pada kendaraan yang melintas.
Dilansir dari Antara, aksi militer yang digencarkan otoritas Israel terus berlanjut melalui pendirian pos pemeriksaan dan pemasangan pintu besi di pintu masuk kota-kota Palestina.
Berdasarkan data Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok (Colonization and Wall Resistance Commission/CWRC), jumlah pos pemeriksaan militer dan pintu besi yang dibangun Israel di seluruh Tepi Barat mencapai 898 unit.
Total tersebut mencakup 18 pintu yang dipasang sejak awal 2025 dan 146 pintu yang dipasang setelah 7 Oktober 2023.
Sebelumnya pada Rabu (5/4/2026), tentara Israel yang bermukim di daerah Palestina juga memasang pintu besi di antara kawasan Cotton Merchants’ Market (Suq al-Qattanin) dan Iron Gate (Bab al-Hadid) di wilayah pendudukan Kota Tua Yerusalem.
Otoritas Yerusalem menyebutkan bahwa pembangunan pintu tersebut dilakukan di dekat Asosiasi Pemuda Kota Tua, berdampingan dengan Lapangan Zorba yang telah dijajah pemukim Israel.
Penjajahan Israel di kawasan tersebut dianggap sebagai serangan pada situs bersejarah di Palestina, serta upaya dalam mengubah karakter kawasan itu.(ant/vve/kir/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
