Senin, 2 Maret 2026

Akan Serang Iran dengan Kekuatan Penuh, Trump Prediksi Banyak Korban dari Pihak AS

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kapal induk USS Abraham Lincoln dilaporkan sempat terlihat di perairan lepas pantai Oman pada 15 Februari 2026. Foto: Reuters

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan operasi militer negaranya terhadap Iran masih berlangsung dengan kekuatan penuh, dan memperkirakan akan menimbulkan lebih banyak korban jiwa di pihak AS dalam beberapa hari ke depan.

Dalam pesan video berdurasi enam menit yang diunggah di platform Truth Social, Minggu (1/3/2026) waktu setempat, Trump menegaskan bahwa serangan militer AS belum akan dihentikan hingga seluruh target operasi tercapai.

“Operasi tempur saat ini terus berlangsung dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut sampai semua tujuan kami tercapai. Kami memiliki tujuan yang sangat kuat,” kata Trump seperti dikutip Xinhua, Senin (2/3/2026).

Kepulan asap terlihat usai sebuah roket menghantam wilayah Teheran, Iran. Foto: Xinhua

Ia juga mengakui kemungkinan bertambahnya korban dari pihak militer AS selama operasi berlangsung.

“Sayangnya kemungkinan akan ada lebih banyak korban sebelum ini berakhir,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari operasi militer yang sedang berjalan.

Trump kembali menyerukan kepada anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk menyerahkan senjata mereka dengan imbalan “imunitas penuh”.

Sementara itu, Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran menegaskan tidak ada pemimpin negara mana pun yang berhak melarang Iran melakukan respons terhadap serangan besar-besaran yang dilakukan AS dan Israel.

Menurut Araghchi, Iran memiliki hak penuh untuk membela diri dan kemampuan militer negaranya dinilai cukup kuat untuk mempertahankan kedaulatan nasional.

Serangan udara skala besar oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran dimulai pada, Sabtu (28/2/2026) pagi. Serangan tersebut kemudian dibalas Teheran dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Teluk. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 2 Maret 2026
24o
Kurs