Bulan Sabit Merah Iran pada Senin (2/3/2026) melaporkan serangan udara Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu (28/2/2026) menyebabkan jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 555 orang.
Dilansir Antara mengutip warta Fars, disebutkan bahwa serangan gabungan tersebut menargetkan 131 kawasan permukiman di seluruh Iran.
Pernyataan itu mengonfirmasi 555 korban jiwa, namun tidak merinci jumlah korban luka. Sementara data korban terakhir yang diumumkan Bulan Sabit Merah Iran pada Sabtu tercatat sejumlah 201 orang meninggal dunia dan 747 orang luka-luka.
Kampanye militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang diluncurkan terhadap Iran, pada Sabtu, dilaporkan menyerang sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi.
Sebagai tanggapan, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika Serikat, serta sejumlah negara di kawasan Teluk.(ant/ily/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
