Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya akan menyelenggarakan ibadah qiyamul lail selama bulan Ramadan 2026 mulai 11 Maret, pukul 01.30 hingga 03.00 WIB. Kegiatan ini akan diikuti ribuan jemaah yang berdoa untuk diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Helmy Noor, Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, menjelaskan bahwa rangkaian ibadah malam terdiri dari salat tahajud, salat tasbih, dan salat hajat. Imam yang bertugas adalah KH. Abdul Hamid Abdullah dan H. Ahmad Muzakky Al Hafidz.
“Ada salat tahajud empat rakaat, dua salam. Kemudian salat tasbih empat rakaat, dua salam. Kemudian diakhiri dengan salat hajat,” kata Helmy kepada suarasurabaya.net di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (8/3/2026).
Katanya, kesyahduan malam ramadan akan menambah suasana ibadah qiyamul lail di masjid tersebut.
“Imam juga mengajak jamaah untuk bermuhasabah. Sehingga kesaduan di malam hari dengan lampu yang remang-remang, biasanya orang ada keharuan kemudian banyak orang yang nangis karena berdoa,” ujarnya.
Setelah qiyamul lail, jemaah akan sahur bersama di masjid. Di mana makanan sahur akan dibagikan pukul 01.00 WIB. Meski begitu, pihak masjid hanya menyediakan 1.000 porsi makanan dan biasanya jemaah lain sudah membawa bekal sendiri.
“Setelah salat malam rata-rata kata para jemaah adalah keluarga, bikin acara sendiri namanya sahur bersama. Mereka bawa bekal sendiri. Mereka bahagia karena bisa berkumpul dengan keluarga justru di saat qiamul lail di Masjid Al-Akbar,” imbuhnya.
Diperkirakan akan ada 20.000 jemaah yang mengikuti qiyamul lail di Masjid Al Akbar Surabaya.
“Dan semakin ke belakang malam 21, 23, 25, 27, 29 lebih ramai lagi. Biasanya puncaknya malam 27 bisa lebih dari Rp40.000, dan sampai ke luar halaman. Bukan hanya dari dalam kota, tapi juga luar kota,” pungkasnya. (lea/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
