Insiden kecelakaan berujung cekcok hingga dugaan pengerusakan mobil terjadi di kawasan Ngagel, Surabaya, tepatnya dekat Marvel City, pada Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Keterangan yang diterima Suara Surabaya, insiden itu terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari WIB. Pengemudi inisial I (32 tahun) dan D (21 tahun) penumpangnya dikabarkan mengalami luka dan dirawat di rumah sakit, sementara unit mobil Suzuki S-Cross Nopol W 1424 XO mengalami kerusakan.
AKP Supriyono Kanit Laka Polrestabes Surabaya dalam keterangannya menjelaskan insiden berawal saat mobil Suzuki S-Cross melaju dari selatan ke utara, dan terlibat kecelakaan dengan rombongan pemotor diduga kelompok balap liar.
“Semula mobil W 1424 XO yang berjalan dari arah selatan ke utara, berpapasan dengan segerombolan R2 (pemotor) dan diduga ada kesalahpahaman,” tulis AKP Supriono.
Selanjutnya, setelah diduga terjadi cekcok dengan kelompok itu, I dan D akhirnya mencoba menyelamatkan diri ke arah timur hingga bertemu petugas yang sedang patroli.

Saat situasi makin memanas, kata AKP Supriyono, keduanya berupaya keluar dari mobil dan minta perlindungan petugas. Namun salah satu di antaranya masih tertinggal dalam mobil dan jadi sasaran amuk kelompok tersebut.
“Salah satu penumpang lari minta perlindungan, dan satu orang di dalam mobil dikeroyok oleh segerombolan pengendara sepeda motor, akibat kejadian tersebut korban luka dan di kirim ke RS terdekat dan kendaraan di amankan di Polsek Gubeng,” kata Kanit Laka.

Di sisi lain, Kompol Eko Sudarmanto Kapolsek Gubeng saat coba dikonfirmasi Gate Keeper Radio Suara Surabaya membenarkan adanya cekcok sebelum terjadi pengeroyokan itu.
Kepada Gate Keeper, Kapolsek Gubeng mengatakan bahwa setelah kecelakaan, pemilik mobil turun dan terjadi adu mulut dengan kelompok balap liar itu. Selain itu, ada dugaan tindak kekerasan yang membuat kelompok pebalap liar itu marah hingga mengeroyok pengemudi mobil dan penumpangnya.
Dari pengamatan petugas, jumlah pelaku pengeroyokan saat itu sangat banyak dan petugas mengutamakan penyelamatan terhadap I dan D. Keduanya dimasukan ke dalam mobil patroli supaya aman dari amuk kelompok tersebut Sementara untuk kelanjutan kasus ini, Kapolsek mengatakan masih dalam penyelidikan. (bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

