Masih ada antrean kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Jawa lewat Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Selasa (17/3/2026) pagi.
Arif Kuswardaya, Tim Liputan Mudik Suara Surabaya melaporkan, Polresta Banyuwangi mencatat pada Senin (16/3/2026) antrean kendaraan sampai sepanjang 30 kilometer yang berangsur-angsur turun hingga 15 kilometer pada Senin malam.
Ekor antrean kendaran pemudik yang bergerak menuju ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, mencapai 30 kilometer sejak Minggu (15/3/2026).
“Pagi ini masih ada antrean sampai delapan kilometer,” ujar penyiarRadio Suara Surabaya ini pada Selasa (17/3/2026) pukul 08.12 WIB.
BACA JUGA: Antrean Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Mencapai 30 Km pada Minggu Pagi
BACA JUGA: 16 Kapal Besar Dikerahkan untuk Uraikan Kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk
Sementara dari arah Banyuwangi menuju Bali, arus penyeberangan pada Senin terpantau kondusif. “Masih ada beberapa ferry yang TBB, tiba bongkar balik, tidak semuanya, tapi memang diutamakan untuk mengurai kepadatan yang ada di Gilimanuk,” tandasnya.
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada Senin (16/3/2026) pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 251 trip. Sementara data Posko Ketapang pada periode yang sama tercatat jumlah trip di Pelabuhan Ketapang sebanyak 260 trip.
BACA JUGA: Korlantas Polri Ungkap Penyebab Antrean 30 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk
BACA JUGA: Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup saat Nyepi 2026, Ini Jadwalnya
Irjen Pol Agus Suryonugroho Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri pada Minggu (15/3/2026) menyebut, lonjakan kendaraan terjadi karena masyarakat memilih menyeberang lebih awal sebelum aktivitas di Bali dihentikan saat Nyepi pada 19 Maret 2026.
Polri telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengantisipasi kepadatan di jalur menuju pelabuhan tersebut. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penambahan kapal penyeberangan.
Perlu diketahui, layanan penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk akan dihentikan sementara selama perayaan Hari Raya Nyepi 2026. Penutupan operasional pelabuhan berlangsung selama tiga hari, pada 18-20 Maret 2026.
Berdasarkan keterangan resmi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), penutupan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dimulai pada Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB hingga Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 WIB.
Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk di Bali akan ditutup mulai Kamis (19/3/2026) pukul 05.00 WITA hingga Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 WITA.
Windy Andale Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry menjelaskan, penyesuaian operasional ini merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai keagamaan dan budaya masyarakat Bali.
“Transportasi nasional tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga berjalan selaras dengan nilai religi, budaya, dan kearifan lokal masyarakat,” kata Windy. (ily/iss)










