Kamis, 19 Maret 2026

BKKBN Jatim Berangkatkan Ratusan TPK dan Keluarga Berisiko Stunting Mudik

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Sukamto Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur saat memberangkatkan ratusan pemudik dari Kantor BKKBN Jatim, Rabu (18/3/2026). Foto: BKKBN Jatim

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendugbangga) atau BKKBN Jawa Timur memberangkatkan 250 Tim Pendamping Keluarga (TPK), akseptor Keluarga Berencana (KB), hingga keluarga berisiko stunting, mudik ke kampung halaman, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan yang dikemas dengan tajuk “ASN Peduli, Empati dan Berbagi: Mudik Bareng Bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK)”, sekaligus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan serta memperkuat ketahanan keluarga.

Sukamto Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menerangkan, program mudik yang digelar selain untuk mendukung Pemerintah dalam melancarkan arus mudik, juga untuk mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Quick Win Kemendukbangga/BKKBN dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan edukasi terkait kesehatan keluarga, perencanaan keluarga, serta percepatan penurunan stunting dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat,” katanya.

Sukamto juga mengungkapkan, pihaknya berorientasi pada fasilitasi mudik, tapi juga penguatan nilai empati dan ketahanan keluarga.

“Karena Jatim sebagai salah satu daerah dengan arus mudik terbesar harus menjadi pelopor mudik yang edukatif. Jadi, mudik tidak hanya sekadar perpindahan, tapi juga momen memperkuat ketahanan keluarga,” ungkapnya.

Dia berharap, program itu bisa terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak lainnya.

Selain memberangkatkan mudik, BKKBN Jatim juga menghadirkan posko layanan “Sapa Mudik” di sejumlah rest area, selama periode arus mudik dan balik, untuk memberikan layanan informasi, edukasi, dan pemeriksaan kesehatan bagi para pemudik.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga selama perjalanan mudik serta mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia,” tutupnya.(kir/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 19 Maret 2026
26o
Kurs