Sabtu, 27 Juni 2026

14 Ular Ditemukan di Surabaya Selama Sebulan, Terbanyak Kawasan Timur

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Petugas Damkar Kota Surabaya saat mengevakuasi ular piton dari kandang ayam warga di Jalan Kalianak Barat No.76, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Selasa (24/3/2026) kemarin. Foto: Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya

BPBD Kota Surabaya mencatat kasus penemuan ular mencapai 14 kejadian selama satu bulan terakhir pada Maret 2026.

Arif Sunandar Kasubid Kedaruratan BPBD Kota Surabaya menjelaskan, lokasi penemuan ular tersebar di berbagai wilayah dengan dominasi di Kawasan Surabaya Utara.

Surabaya Timur menjadi wilayah dengan jumlah penemuan terbanyak, mencapai delapan kasus.

Disusul Surabaya Selatan sebanyak tiga kasus, sementara Surabaya Barat, Surabaya Pusat, dan Surabaya Utara masing-masing mencatat satu kasus.

Pada tingkat kecamatan, Sukolilo menjadi lokasi terbanyak dengan empat kejadian, diikuti Wonocolo dua kasus.

Sementara kecamatan lain seperti Krembangan, Rungkut, Tambaksari, Genteng, Dukuh Pakis, Mulyorejo, Tenggilis Mejoyo, dan Semampir masing-masing mencatat satu kejadian.

Data ini menunjukkan bahwa penemuan ular tidak hanya terpusat di satu kawasan, melainkan tersebar di berbagai titik di Surabaya.

Arif mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama di lingkungan yang berpotensi menjadi habitat ular seperti area semak, saluran air, maupun permukiman yang berdekatan dengan lahan terbuka.

Terbaru, M. Yunus pendengar Radio Suara Surabaya melaporkan penemuan ular piton sepanjang 4 meter di sebuah trotoar Jalan Ngagel dari arah Utara sebelum Marvel, Jumat (27/3/2026).

“Ada ular piton di Jalan Ngagel, posisi di trotoar butuh Damkar atau petugas,” ujarnya.(wld/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 27 Juni 2026
29o
Kurs